Gara-gara ‘Gadis Kretek’, Pasar Kayu Muntilan Diserbu Pelancong

Gara-gara ‘Gadis Kretek’, Pasar Kayu Muntilan Diserbu Pelancong

Jakarta, CNN Indonesia

Serial Netflix Gadis Kretek melahirkan sambutan dan antusiasme luar biasa dari masyarakat. Salah satunya adalah Pasar Kayu Muntilan sebagai lokasi syuting serial ini yang mendadak viral dan jadi destinasi wisata.

Pasar kayu ini terletak di Jumleng, Tamanagung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Pasar kayu satu ini banyak diyakini masyarakat sebagai ‘Kota M’ yang banyak disebut dalam serial.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jejak syuting Gadis Kretek terlihat dari kehadiran papan nama warung dan poster Kretek Merah di sana. Hal ini sontak membuat banyak orang ingin merasakan langsung atmosfer yang dimunculkan dalam serial yang dibintangi Dian Sastrowardoyo tersebut.

Suasana asli di pasar kayu ini tidak sepenuhnya menggambarkan situasi di film. Pasalnya, proses syuting mengharuskan pasar mengubah suasana agar lekat dengan nuansa tahun 1960-an.

Namun, dalam proses pembuatannya, banyak yang dirombak dari pasar kayu ini. Contohnya, mengubah beberapa kios untuk dijadikan warung, pasar sayur, percetakan, hingga gudang rokok kretek.

Selama proses syuting berlangsung, berbagai rumah dan kios dikosongkan. Para pedagang yang tidak bisa berjualan mendapatkan kompensasi.

Meski tak bisa berjualan, tapi beberapa penjual di pasar ikut terlibat sebagai figuran dalam serial.

“Jadi figuran semua orang sini, 100 orang ada kayaknya. Kan, orang sini ada 60, diikutsertakan semua. Terus lainnya ambil orang di terminal, orang-orang desa yang enggak ada kerjaan kayak mbah-mbah itu ikut semua,” kata Evi, salah satu penjual kayu di Muntilan, mengutip detiktravel.

Jika kamu tertarik ke sini, kamu bisa datang dan merasakan suasana pasar tahun 1960-an. Ada berbagai tumpukan kayu yang memenuhi kios-kios yang juga terbuat dari kayu.

Meski namanya semakin dikenal, namun Pasar Kayu Muntilan ini masih sepi dari pembeli. Alih-alih pembeli yang mencari kayu, justru yang ada adalah wisatawan yang datang berkunjung sekadar untuk melihat-lihat.

“Dari pandemi sampai sekarang kayak gini, masih sepi. Banyak yang datang itu, ya, untuk lihat tempat syuting aja. Setiap hari ada yang datang, apalagi sore-sore,” kata Evi.

(dhs/asr)

[Gambas:Video CNN]