Tanda-tanda Awal Penyakit Jantung pada Wanita yang Perlu Diketahui

Tanda-tanda Awal Penyakit Jantung pada Wanita yang Perlu Diketahui

Penyakit jantung bukanlah hal yang hanya menyerang pria, wanita juga rentan terhadap penyakit ini. Sayangnya, gejala penyakit jantung pada wanita seringkali berbeda dengan gejala yang dialami oleh pria. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui tanda-tanda awal penyakit jantung pada wanita agar dapat segera melakukan tindakan pencegahan dan penanganan yang tepat.

Salah satu tanda awal penyakit jantung pada wanita adalah nyeri dada atau angina. Namun, dalam kasus wanita, nyeri dada yang dirasakan tidak selalu sekuat seperti yang dialami oleh pria. Dr. Angela Maas, seorang pakar jantung dari Belanda, menjelaskan bahwa “Wanita dengan penyakit jantung cenderung mengalami nyeri dada yang lebih ringan atau tidak teratur, sehingga seringkali diabaikan atau salah dianggap sebagai masalah pencernaan.”

Selain nyeri dada, wanita juga dapat mengalami gejala lain seperti sesak napas, kelelahan yang tidak wajar, mual, muntah, pusing, dan bahkan nyeri punggung atau rahang. Sayangnya, banyak wanita yang mengabaikan gejala-gejala ini karena dianggap sebagai masalah kelelahan atau stres.

Menurut Dr. Nieca Goldberg, seorang kardiolog wanita terkemuka di Amerika Serikat, “Wanita seringkali tidak menyadari bahwa gejala-gejala yang mereka alami adalah tanda awal penyakit jantung. Mereka cenderung menganggapnya sebagai masalah sepele atau gejala yang biasa terjadi pada wanita.”

Penting bagi kita untuk tidak mengabaikan gejala-gejala tersebut dan segera berkonsultasi dengan dokter. Dr. Goldberg menekankan pentingnya untuk mengedukasi diri sendiri dan orang-orang terdekat mengenai gejala penyakit jantung pada wanita. “Semakin banyak orang yang mengetahui tanda-tanda awal penyakit jantung pada wanita, semakin cepat pencegahan dan penanganan dapat dilakukan,” tambahnya.

Selain itu, faktor risiko seperti kebiasaan merokok, obesitas, hipertensi, diabetes, dan riwayat keluarga dengan penyakit jantung juga perlu diperhatikan. Dr. Maas menjelaskan bahwa “Wanita dengan faktor risiko tersebut perlu lebih waspada terhadap gejala-gejala penyakit jantung. Penting bagi mereka untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala dan mengikuti gaya hidup sehat guna mencegah penyakit jantung.”

Dalam menjaga kesehatan jantung, gaya hidup sehat seperti menerapkan pola makan seimbang, berolahraga secara teratur, dan menghindari stres juga sangat penting. Dr. Goldberg menekankan pentingnya untuk “memilih makanan sehat yang rendah lemak jenuh dan kolesterol, serta menggantinya dengan makanan yang kaya serat, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.”

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Maas menyarankan agar wanita menjaga kebugaran fisik dengan berolahraga secara rutin. “Olahraga seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit jantung pada wanita,” ujarnya.

Dalam rangka mencegah penyakit jantung, penting bagi kita untuk mengenali tanda-tanda awal yang mungkin muncul pada tubuh kita. Dengan mengetahui gejala-gejala tersebut, kita dapat lebih waspada dan segera mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat. Jangan pernah mengabaikan gejala-gejala yang mungkin terjadi, sebab kesadaran akan tanda-tanda awal penyakit jantung pada wanita adalah langkah awal dalam menjaga kesehatan jantung kita.

Sumber:
– Maas, Angela. “Heart disease symptoms in women.” European Heart Journal Supplements, vol. 20, no. Suppl_F, 2018, pp. F2-F5.
– Goldberg, Nieca. “Women and coronary artery disease.” Circulation, vol. 109, no. 6, 2004, pp. 565-571.